9 Tips untuk konten gambar menarik di Instagram part 2 (plus referensi akun pilihan)

  1. Less selfie please
  2. Lebih baik tidak posting tulisan “seadanya”
  3. Buat foto dengan banyak dimensi tapi tetap fokus pada objek utama
  4. (sometimes) Less is more
  5. (sometimes) Use rule of third please
  6. Evaluasi thread instagram kamu
  7. Follow some beautiful pictures
  8. Use styling sometimes
  9. Kalau jualan baju, lebih baik untuk menggunakan model

 

Instagram adalah salah satu media sosial yang fokus terhadap konten visual. Dan sosial media yang seperti ini dapat digunakan untuk tujuan personal branding, product brandingjualan atau hanya untuk have fun semata.

The very fun part of all adalah kenyataan bahwa konten visual itu memang cocok dengan fitrahnya manusia yang senang melihat hal-hal yang indah.

Nah, 9 tips di bawah ini didedikasikan untuk membuat feed instagram kita lebih indah.

 

1. Less selfie please

Bayangkan ada teman baru yang ingin tahu tentang “kehidupan visual” teman-teman melalui akun instagram teman-teman, kemudian melihat semua kotak-kotak itu terisi dengan gambar diri teman-teman dari arah dekat, ouch! Kalau saya adalah teman yang tadinya ingin tahu, jadinya malah “nanti dulu“. hehe.

Tapi terkadang selfie juga boleh kok. Contoh akun yang pernah melakukan selfie tapi saya tetap follow dan tetap suka adalah @alodita dan @andienaisyah .

Somehow, gambarnya tetap menarik walaupun selfie :

good selfie.jpg

 

2. Lebih baik tidak posting tulisan “seadanya”

Terkadang kita ingin posting sesuatu tulisan yang menarik yang kita dapatkan dari halaman web smartphone kita. Atau kita sedang ingin memberitahukan pelanggan toko online kita dengan tulisan “sale 50% untuk semua item” dan mem-posting-nya di akun instagram kita.

Tapi saran saya,  please have it beautiful dengan tidak mem-posting tulisannya “seadanya”.

Maksudnya posting tulisan “seadanya” adalah print screen tulisan dari web kemudian upload ke instagram.

Ataupun tulis sesuatu informasi di note-nya smartphone dengan font  standar kemudian print screen dan post.

Hasil gambarnya jadi lebih flat dan kurang menarik untuk instagram kita.

Coba deh kayak salah satu gambarnya @alodita yang ini:

tulisan-dalam-gambar

Pesan tulisannya tetap sampai dengan gambar yang baik dan tidak membosankan. Diperkuat juga dengan tulisan di caption-nya

Nah, coba teman-teman bandingkan dengan yang ini:

contoh-tulisan

Gambar di atas nampak membosankan dan tidak menarik ya. Walaupun pesan di tulisannya sama-sama tetap dapat sampai ke yang melihatnya.

Atau kalau mau tetap menampilkan tulisan tanpa adalah “model” bisa juga dengan tulisan kaligrafi yang menarik. Seperti salah satu contoh di bawah ini:

tulisan lucu.jpg

Jadinya bagus ya?

 

3, Buat foto dengan banyak dimensi tapi tetap fokus pada objek utama

Maksud saya banyak dimensi disini adalah banyak hal (objek) yang bisa dilihat di luar dari fokus objek utamanya.

Yes, objek utamanya perlu untuk tetap ada dan “menonjol”, tapi dibuatlah di gambar tersebut mempunyai banyak objek cameo untuk melengkapi sosok si objek utama.

Contohnya adalah gambar dari akun ini:

banyak dimensi.jpg

Niat utama gambar ini adalah menjual throwpillow aka bantal, kita bisa lihat dari captionnya, tapi bukan hanya bantalnya saja yang ditampilkan dalam gambar, tapi ada juga “dimensi” atau objek lain yang mendukung objek utama tersebut. Dan pada akhirnya dapat membuat gambarnya menjadi lebih menarik. Bahkan dapat membuat bantal jualan-nya menjadi lebih menarik.

 

4.(sometimes) Less is more

Terkadang, hanya objek utama diantara “lahan kosong” sekitarnya dapat menjadi pilihan untuk gambar yang menarik.

Coba lihat hasil gambar salah satu fotografer profesonal berikut:

less-is-more

Dan jangan lupa dukung ke-less-an gambar teman-teman dengan caption yang menarik.

Atau coba lihat salah satu gambar less is more yang lainnya:

lahan-kosong

Nahhh, coba teman-teman tentukan, objek dari gambar di atas ini adalah anak-anak yang sedang bermain di pantai itu atau justru malah lahan kosong yang bermodal langit dan pasir dan laut 🙂

 

5. (sometimes) Use rule of third please

The rule of thirds is applied by aligning a subject with the guide lines and their intersection points, placing the horizon on the top or bottom line, or allowing linear features in the image to flow from section to section.”

Intinya adalah tempatkan objek fotonya tidak di tengah. Ciptakan garis imajiner di lahan potretmu yang pada akhirnya akan membagi lahannya menjadi 9 bagian (3 kotak x 3 kotak) dan tempatkan objek foto utama di salah satu pertemuan garis-garis tersebut. Biarkan lahan potret yang lain menjadi kosong atau hanya bersifat “background“.

Contoh garis imajiner yang bisa dibuat di lahan potret teman-teman adalah sebagai berikut:

garis-rule-of-third

(gambar di atas diambil dari sini)

Salah satu contoh akun instagram yang menggunakan rule of third dan meletakkan objek utama di salah satu pertemuan garis imajiner 3×3 tersebut adalah:

rule of third.jpg

Gambarnya meletaknya objek bulan di titik pertemuan garis imajiner 3×3 yang kanan atas.

Atau bisa juga objek utama fotonya ditempatkan di “atas” dua garis horizontal atau dua garis vertikal imajiner tersebut. Salah satu contohnya adalah sebagai berikut:

rule-of-3rd

Gambar di atas meletaknya objek utama bapak pengemudi bajaj di “atas” garis imajiner vertikal sebelah kanan.

 

6. Evaluasi thread instagram kamu

Setelah mem-posting beberapa foto di akun instagram teman-teman, coba review profile thread-nya teman-teman.

Seperti yang saya lakukan ini:

akun prakanya.jpg

Kemudian ask yourself this:

Are you happy with your feed?

Well, for sure for me the answer is no.

Saya masih belum punya thread gambar yang fantastis seperti akun @jourdanz yang saya suka feed-nya. Feed gambar saya juga masih terlalu heboh dan riweuh. Jadi ya, saya masih harus banyak belajar banget.

jourdanz.jpeg

Gambar di atas adalah feed instagram-nya @jourdanz yang saya yakin he is happy with his feed.

 

7. Follow some beautiful pictures

Jika saya ingin mengubah diri saya dari seorang yang tidak mengerti cara membuat konten foto yang baik menjadi seorang yang mengerti cara membuat konten foto yang baik maka salah satu hal baik yang saya lakukan adalah …

follow semua akun instagram yang memiliki konten foto yang baik.

Saya menganggap @jourdanz memiliki konten foto yang baik karena dari beliaulah saya membuka mata saya pertama kali tentang cara membuat konten foto yang baik dan bahkan menggunakan styling yang akan di bahas di poin selanjutnya.

Beberapa fotografer profesional yang saya ikuti juga dan saya anggap memiliki konten foto instagram yang baik adalah: @tinorenato @bennylims .

Atau akun selebriti yang menurut saya konten gambarnya baik dan menarik adalah: @andienaisyah @alodita

Ataupun orang-orang yang sangat aktif di instagram yang juga memliki gambar yang menarik adalah: @boylagi @timothyfelix

 

8. Use styling sometimes

Definisi styling menurut saya adalah meletakkan objek foto utama didukung dengan objek cameo yang lain dengan tema dan background foto yang sudah ditentukan sebelumnya.

Sounds very general ya?!

Mungkin definisi styling akan lebih mudah dijelaskan dengan menggunakan gambar-gambar styling  di bawah ini:

albaleader.jpg

elizachandra.jpg

Gambar di atas adalah milik akun @elizachandra yang buat saya, beliau adalah queen of styling di instagram. Selain karena beliau yang mengajarkan saya melakukan styling untuk pertama kali dan juga karena kompleksnya gambar beliau seperti contoh di atas. Lihat, bahkan unsur bayangan dan pencahayaan pun sangat diperhitungkan oleh beliau di gambar ini. Marvelous!

elizachandra2

Bahkan barang jualan pun nampak menarik setelah di-styling oleh beliau, seperti gambar di atas.

And since i am not a styling expert to tell you how to do, you can refer to this blog for more:

  1. disini untuk styling barang jualan
  2. disini untuk everyday styling plus saran bahwa styling perlu punya color palette, perlu clean background, perlu personal touchMy most like so far
  3. disini untuk yang girle styling, yang menyarankan selalu ada bunga di setiap styling.  Dan bagi teman-teman yang suka dengan tema shabby chic, mungkin akan suka mendapat tips dari blog ini

 

9. Kalau jualan baju, lebih baik untuk menggunakan model  

Learning from my mistake saat jualan baju di instagram adalah kalau jualan baju di instagram, please pakailah model. Karena bagusnya potongan baju tersebut di badan modelnya akan menambah keindahan foto tersebut, yang pada akhirnya menambah transaksi jualan  teman-teman.

Coba teman-teman bandingkan, mana diantara dua gambar ini yang lebih menarik. Walaupun objek utama di dalam gambar tersebut adalah baju jualan yang sama.

jualan baju baik.jpg

jualan baju kurang baik.jpg

FYI, menurut saya, gambar yang kedua adalah gambar styling yang gagal But at least nice try ya 😀

 

Sekian tips-nya.Selamat berkreasi, Teman-teman!

Iklan

Ditulis oleh

Seorang Muslim. Seorang Ibu baru dari satu anak laki-laki (per sekarang :)) Memutuskan untuk memulai blogging sejak 2015 saat saya merasa butuh "bekerja" di samping tugas utama saya sebagai Ibu. Saya pernah bekerja di lingkungan kantoran di perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia selama 6 tahun lebih hingga tahun 2014. Pernah belajar Administrasi Bisnis juga. Dan belajar Teknik Informatika sebelumnya. Sekarang fokus "pekerjaan" saya di luar tugas utama adalah jualan dan manage blog katakanya.id ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s