Tips dan tools mencatat aset rumah tangga

“Berapa si nilai total harta keluarga kita?” 

“berapa total hutang keluarga kita?”

“Kita bisa naik haji nggak ya dengan aset kita sekarang?”

“berapa uang tunai yang kita bisa gunakan untuk keperluan lain selain operasional rumah tangga? Dan menggunakan alokasi dana yang mana?”

“bisa nggak ya kita tuker tambah mobil&motor yang ada sekarang dengan mobil x-trail 2015 second?”

“kita punya tabungan berjumlah berapa ya, untuk tabungan pendidikan anak-anak?” 

Itulah pertanyaan reguler yang mungkin ditanyakan sang Suami sehubungan dengan kondisi keuangan keluarganya.

Dan sebagai Chief Financial Officer dari Keluarga teman-teman, seorang Istri layaknya perlu mengetahui kondisi keuangan keluarga secara garis besar dan mampu menjawab pertanyaan- pertanyaan di atas. 

Yes, teman-teman?

Jadi saat Suami tiba-tiba impulsif untuk ikut Bali Marathon yang belum direncanakan sebelumnya di awal tahun, maka kita akan punya jawaban “ilmiah” untuk mengatakan oke atau setuju ya 😅

#1 TIPS

Jadi tips-nya adalah

Mengetahui bahwa salah satu cara memotret keadaan keuangan keluarga teman-teman adalah dengan menggunakan laporan keuangan Balance sheet. 

Teman-teman perlu memahami bahwa konsep balance sheet adalah hanya mengenai 3 hal: asset, liabilities dan equity.

Asset = liabilities + equity.

Basic understanding-nya adalah semua aset rumah tangga yang kita miliki berasal dari 2 sumber dana: 

  1. Yakni dari berhutang – liabilities
  2. Dan dari dana sendiri (atau dana pemberian orang tua atau dari dana pemberian teman atau dana pemberian saudara; note : pemberian lho ya, bukan pinjaman) – equity

Jadi semua gaji hasil bekerja suami dari perusahaan akan masuk ke bagian equity.

Semua untung hasil jualan online akan masuk bagian equity.

Pemberian orang tua berupa mobil pun masuknya di bagian equity.

Sedangkan untuk hutang KPR pembelian rumah (yes, sadly kami masih punya hutang di bank yang ada riba-nya), itu masuk ke bagian liabilities.

Nah, sedangkan yang termasuk aset adalah: uang tunai, mobil, rumah, emas, uang tabungan di bank.

Kemudian setelah mengetahui semua jenis items di rumah tangga dan klasifikasinya terhadap asset, liabilities dan equity, teman-teman perlu melakukan pendaftaran semua asset dan liabilities yang teman-teman punya.

Dan pada akhirnya, kita bisa punya gambaran berapa nilai aset dan liabilities keluarga kita dari jumlah semua data tersebut. Se-simple itu.

Dan datanya pun dapat merepresentasikan keadaan nyatanya sedekat mungkin.

Supaya lebih jelas dan bisa langsung menghitung aset keluarga dan bahkan bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan terkait keuangan keluarga yang lain, lebih baik langsung utak-atik di excel-nya ya.

#2 TOOLS

Tools-nya?

Di dalam alamat dropbox ini, terdapat template laporan balance sheet keluarga yang terinspirasi dari laporan balance sheet keluarga kami.

Kalau teman-teman tidak mempunyai akun di dropbox, please drop your email here, i would be more than happy to send you the file.

Atau bisa email saya di prakanya.waradiptya@gmail.com ya dengan subject : “minta file excel balance sheet keluarga”

Dengan tools balance sheet keluarga ini, diharapkan beberapa pertanyaan sehari-hari yang muncul terkait keuangan keluarga seperti contoh awal artikel ini, mungkin bisa terjawab.

Nahhh, selamat berhitung ya fellow mommies!

Iklan

Ditulis oleh

Seorang Muslim. Seorang Ibu baru dari satu anak laki-laki (per sekarang :)) Memutuskan untuk memulai blogging sejak 2015 saat saya merasa butuh "bekerja" di samping tugas utama saya sebagai Ibu. Saya pernah bekerja di lingkungan kantoran di perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia selama 6 tahun lebih hingga tahun 2014. Pernah belajar Administrasi Bisnis juga. Dan belajar Teknik Informatika sebelumnya. Sekarang fokus "pekerjaan" saya di luar tugas utama adalah jualan dan manage blog katakanya.id ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s