6 Tips menciptakan konten gambar yang menarik dengan kamera smartphone (untuk jualan di instagram ๐Ÿ˜)

Saya pun sedang belajar! Tanda seru! Garis bawah. Bold. Caps lock. *jiper kalo tulisan ini dibaca sama yang udah lama bergelut di mobile photography โœŒ๏ธ

Semua berawal dari mau jualan. Sehingga berkenalan dengan instagram. Yang sangat mendukung konten visual. 

Bagi teman-teman yang jualan online, kualitas konten foto yang memajang barang jualan teman-teman, perlu dibuat tinggi.

Jadi lebih baik tidak asal foto barang jualan dari sisi dekat saja (curhat โœŒ๏ธ).

Akan sangat disayangkan jika barang jualan teman-teman yang sebenarnya berkualitas bagus namun dipresentasikan dalam bentuk foto yang kurang bagus.

Ujung-ujungnya akan membuat barang tersebut kurang menarik pembeli.

Oleh karena itu, jadilah saya berusaha belajar cara motret yang baik. Belajar teknik fotografi sedikit-sedikit. 

Dan karena masih ingin menggunakan kamera smartphone (baca: belum ada budget buat beli dslr atau mirrorless) maka jadilah saya seorang yang belajar caranya menjadi mobile photographer ๐Ÿ“ฑ๐Ÿ“ธ

Ini adalah rangkuman hasil belajar saya:

Tips #1

Have confidence

Have confidence in your smartphone.

Menyatulah dengan alat / smartphone yang teman-teman pakai.

Be happy also.

Be happy dengan smartphone yang teman-teman gunakan dan be happy dengan diri dan lingkungan teman-teman, karena dengan kondisi psikologis itulah foto-fotonya hasil motret teman-teman akan menjadi menarik.

Saran saya, Bismillah dulu ๐Ÿ˜Š

Tips #2

Belajar teknik-teknik motret dengan kamera smartphone

Bagi saya teknik-teknik manual fotografi seperti pengaturan cahaya, exposure, focus, angle, komposisi adalah ilmu fotografi dasar.

Bagi teman-teman yang menciptakan content gambar dengan smartphone, teknik-teknik manual fotografi di tips #2 ini bersifat nice-to-have info.

Dan pembelajaran teknik-teknik manual fotografi tersebut akan sangat berguna jika teman-teman nantinya mau beralih ke kamera sesungguhnya.

Buat saya, until i switch into that real camera, i think about those techniques later ๐Ÿ˜ฌ.

But its ok to just have a quick read through.

Saya banyak mempelajari teknik-teknik manual fotografi tersebut melalui website iphonesia.com.

Untuk jenis-jenis angle motret dengan smartphone yang bisa teman-teman pelajari, bisa teman-teman baca artikelnya di sini 

Untuk belajar tentang hubungan cahaya dengan hasil fotonya, bisa dibaca disini

Dan masih tentang cahaya, teman-teman bisa mengenal tentang jenis-jenis pencahayaan untuk smartphone disini

Salah satu teknik manual fotografi lain yang bisa dipelajari adalah tentang exposure, yang bisa teman-teman pelajari disini 

Dan kalau tentang teknik fokus di iphone, yang saya lakukan hanyalah dengan melakukan tap di area tertentu di kameranya, di bagian yang saya inginkan gambarnya terlihat lebih jelas.

Terkait dengan fokus, ada juga yang namanya bokeh (saya juga baru tahu istilah ini). Jadi, hasil gambar bokeh itu mempunyai gambar yang fokus dan jelas di satu bagian foto tertentu, sementara blur atau tidak jelas di bagian lain.


Nah
, karena kamera smartphone / iphone tergolong kamera yang tidak terlalu kuat untuk fitur fokus bokeh ini, maka ada aplikasi bantuan agar teman-teman bisa menghasilkan foto ber-bokeh. Teman-teman bisa lanjut baca di tips #4 ya.

Lanjut dulu untuk teknik manual fotografi di iphone. Ada juga istilah yang namanya white balance. Yang salah satu tujuannya adalah agar hasil gambarnya tidak mempunyai warna yang terlalu terang atau terlalu gelap, sehingga enak dipandang mata.

Tentang white balance di iphone, bisa teman-teman lihat di artikel ini 

Tips #3

Mari mengatur komposisi gambar

Komposisi gambar adalah cara meletakkan objek foto ke dalam foto yang ingin kita buat.

Buat saya ilmu komposisi ini sangat menarik. Karena dari ilmu komposisi inilah, pandangan saya tentang cara memotret suatu objek menjadi berubah.

Dan dari banyak cara mengkomposisikan objek foto dalam gambar yang ada, per sekarang ada 3 aturan komposisi yang saya pegang terus:

i. Rule of third

  

Foto by photographymad.com

Bayangkan foto teman-teman dibagi menjadi 9 segmen kotak-kotak, yang dibentuk oleh 4 garis besar di dalamnya, seperti terlihat di gambar.

Teori dari rule of third adalah bahwa gambar akan terlihat lebih menarik jika objek fotonya diletakkan di garis-garis tersebut, atau bisa juga objek fotonya diletakkan di titik-titik pertemuan garis-garis itu.

Terdapat 4 garis lurus dan 4 titik temu garis dari setiap foto yang bisa menjadi tempat untuk meletakkan objek foto teman-teman.

Not to forget, kalau di instagram itu default ukuran fotonya adalah square, jadi lebih baik prepare kameranya di ukuran square juga ya.

ii. negative space

Negative space adalah ruang kosong yang mengelilingi objek fotonya.

Dan teori memperbanyak negative space untuk gambar yang lebih baik adalah teori yang saya ikuti.

Coba lihat gambar di bawah ini :

  

Foto by askthephotographer.com

Banyaknya negative space di gambar ini membuat gambar ini lebih menarik ya.

iii. Manfaatkan garis dan pola

Garis dan pola dari objek foto teman-teman ataupun dari lingkungan sekitar objek foto teman-teman perlu dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan gambar yang bagus.

  

Foto by belfot.com

Objek dari foto di atas hanyalah gambar tiang listrik di senja hari (atau pagi ๐Ÿ˜ฌ) , namun terlihat artistik dan menarik.

Hal itu karena sang fotografernya memanfaatkan garis horizontal dan vertikal dari tiang listrik tersebut secara optimal.

Nice ya?

Sebenarnya komposisi foto adalah bagian dari seni menurut saya. Dan bisa berbeda pandangan antara satu orang dengan orang yang lainnya. 

Dan mengatur komposisi dari suatu foto juga membutuhkan banyak latihan dan banyak melihat referensi dari fotografer-fotografer yang sudah lebih mumpuni.

Setidaknya hal itu berlaku untuk saya.

Tips #4


Coba pakai aplikasi tambahan

Nah, sebagaimana diketahui bahwa kamera built-in di smartphone / iphone tidaklah lebih canggih dibandingkan dengan kamera betulan.

Oleh karena itu, terkadang hasil gambar dari kamera smartphone juga mempunyai kualitas yang relatif kurang baik dibandingkan hasil gambar dari kamera betulan.

Thats why, ada beberapa apps tambahan yang bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas konten gambar kita.

Banyak sekali yang menggunakan aplikasi vsco cam untuk melakukan editing gambar sebelum di-posting di instagram.

Namun, saya masih belum bisa menemukan sisi menarik dan menyenangkan dari menggunakan vsco cam, jadi saya relatif jarang menggunakannya.

Namun it is ok to try the app, teman-teman. Everyone is using it.

Aplikasi yang sering saya gunakan untuk editing foto adalah aplikasi snapseed.

Itupun seringnya hanya untuk tune image di bagian brightness dan ambience.

Dan ada satu aplikasi lagi yang patut dicoba untuk meningkatkan kualitas konten gambar teman-teman, yakni Focus – smart peaking.

Berbeda dengan aplikasi vsco cam dan snapseed, aplikasi Focus – smart peaking ini adalah aplikasi yang diperlukan pada saat sebelum gambar diambil oleh kamera.

Jadi, alih-alih kita menggunakan kamera built-in dari smartphone / iphone yang sudah tersedia, teman-teman menggunakan aplikasi Fokus – smart peaking ini menjadi alat untuk memotret.

Aplikasi ini berbayar, anyway. Tapi menjanjikan untuk dapat menghasilkan foto bokeh yang relatif lebih sulit untuk didapatkan jika hanya dengan kamera smartphone / iphone biasa.

Ini adalah contoh foto bokeh yang dihasilkan oleh aplikasi ini:

  

Foto by iphonesia.com

Aplikasi inilah yang memberikan fitur konfigurasi manual fotografi seperti focus, exposure, white balance, dan bahkan intensitas cahaya flash.

Tips #5

Practice makes perfect

The title speaks for itself ya.

Tetap terus foto dengan menerapkan tips #1 be confident, tips #2 terapkan teknik-teknik fotografi, tips #3 latih rasa untuk berkomposisi, tips #4 gunakan apps yang disenangi.

Dan coba lihat hasil-hasil fotografi dari orang-orang yang mempunyai content gambar yang bagus.

Beberapa akun instagram pilihan adalah:

– @i_loveknitting untuk akun crafty yang memperhatikan komposisi gambar

– @timothyfelix untuk akun yang lumayan banyak menampilkan negative space

– @elizazachandra untuk akun yang menampilkan feed content yang serba putih dan juga gambar-gambar dengan styling – styling menarik

– @alodita untuk feed gambar-gambar yang “hidup” dan menarik. FYI, beliau adalah fotografer profesional juga sebelumnya, itulah mengapa content gambar di instagram nya menarik untuk dilihat

– @albaleader untuk pakar styling dan feed yang mayoritas berwarna hitam putih

– @jackmagnifico untuk foodie related

Tips #6

Go beyond smartphone 

Jika teman-teman tertarik untuk membeli kamera sungguhan, teman saya @andrianagung punya beberapa referensi kamera yang bisa dibeli.

Tipe kameranya dslr atau mirrorless.

Namun kalau kamera dslr adalah kamera yang berbobot berat sehingga akan menyulitkan bagi teman-teman yang baru saja switch dari smartphone ke kamera sungguhan.

Untuk merek kamera dslr nya, bisa canon atau nikon.

Untuk yang canon, serinya 1000D,1100D,500D,550D,600D,650D,700D,750D dsb.

Perbedaan nomor seri tersebut hanyalah karena perbedaan tahun keluarannya. Misalnya 500D keluaran tahun 2000, nanti tahun berikutnya keluarlah 550.

Untuk yang Nikon, serinya adalah D3300,D5100.

Sedangkan untuk yang mirrorless, sarannya adalah memilih yang Sony atau Fuji.

Mirrorless: Sony a5000/5100, Sony a6000, Fujifilm XA2, Fujifilm XA1, Fujifilm X30, Fujifilm X70, Fujifilm XM1, Fujifilm XE1, Fujifilm XE2/XE2s.

Yang menyarankan daftar di atas pun, memiliki gear kamera Fujifilm XM1 sebagai teman fotografinya.

Dan beliau bilang semua gear di atas adalah untuk tipe pemula yang baru switch ke kameran beneran ya.

Yess, thats all it. 6 tips yang bisa dijadikan referensi teman-teman untuk berjualan di instagram dengan content yang (lebih) menarik.

Fyi, saya tidak berafiliasi komersil dengan siapapun dalam menulis tulisan di atas. Semua brand yang saya tulis di dalam tulisan ini adalah brand yang telah saya gunakan ataupun saya percaya dengan kualitasnya.

Saya hanya berafiliasi non komersil dengan @andrianagung yang menginspirasi dibuatnya tulisan ini.

Karena gambar-gambar beliau yang menarik di akun socmed lah yang membuat saya bergerak untuk sharing tulisan ini. Thanks, Edoo.

He is one of fine photographer anw. Have just built his personal branding as the pro. So do not hesitate to call him for your photographic moment, friends. Instagram account to be reached >> @andrianagung .

Happy taking picture, creativepreneur!

Iklan

Ditulis oleh

Seorang Muslim. Seorang Ibu baru dari satu anak laki-laki (per sekarang :)) Memutuskan untuk memulai blogging sejak 2015 saat saya merasa butuh "bekerja" di samping tugas utama saya sebagai Ibu. Saya pernah bekerja di lingkungan kantoran di perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia selama 6 tahun lebih hingga tahun 2014. Pernah belajar Administrasi Bisnis juga. Dan belajar Teknik Informatika sebelumnya. Sekarang fokus "pekerjaan" saya di luar tugas utama adalah jualan dan manage blog katakanya.id ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s